225 Kepala Sekolah di Toba Jalani Asesmen untuk Ukur Integritas dan Kepemimpinan

top-news
  • D E
  • 02 Nov, 2025

Sebanyak 225 kepala sekolah dan calon kepala sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Toba mengikuti Asesmen Kepala Sekolah yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Toba di Aula SMP Negeri 4 Laguboti, 5–8 November 2025.

Kegiatan ini melibatkan tim penguji dan psikolog dari Arunika Resilience Consulting untuk mengukur integritas, kreativitas, dan kapasitas manajerial para peserta.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Toba, Rikardo Hatajulu, menyampaikan bahwa tidak semua kepala sekolah mengikuti asesmen ini. “Kepala sekolah yang sudah mendekati masa pensiun tidak kita ikutkan. Tujuan asesmen ini untuk mengetahui tingkat integritas, kreativitas, serta inovasi para calon kepala sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses asesmen dilakukan melalui ujian tertulis dan wawancara yang dipandu langsung oleh tim penguji dan psikolog. “Materi ujian sepenuhnya menjadi kewenangan tim penguji. Kita tidak mengetahui bentuk soal karena itu hak mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menegaskan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari visi-misi Toba Mantap 2029 untuk meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing dan berakhlak.

“Guru berprestasi tidak harus menjadi kepala sekolah. Seorang kepala sekolah bukan hanya harus unggul secara akademik, tapi juga memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan,” pesannya.

Ia bahkan mencontohkan salah satu guru berprestasi di Toba yang pernah membawa siswanya meraih medali di India, namun kemudian memilih mundur dari jabatan kepala sekolah karena merasa passion-nya tetap di dunia mengajar.

“Beliau luar biasa, tapi merasa tugas kepala sekolah bukan jalannya. Dan itu keputusan yang patut dihargai,” ujar Audi Murphy.

Melalui asesmen ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap dapat memetakan kemampuan kepala sekolah dan guru agar penempatan jabatan bisa lebih tepat sasaran. “Yang diperlukan menjadi kepala sekolah bukan sekadar kemampuan akademis, tetapi juga kemampuan manajemen dan kepemimpinan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *